Depok, 29 Januari 2026 – Siswa kelas 12 SMA EMIISc melaksanakan kegiatan kunjungan edukasi ke lingkungan CCIT Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) sebagai bagian dari upaya sekolah dalam memperluas wawasan peserta didik mengenai dunia pendidikan dan karier setelah lulus SMA. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar inspiratif dengan mengangkat topik “Peluang Kerja di Luar Negeri Worth It Nggak Sih?”, yang bertujuan untuk membuka pemahaman siswa mengenai berbagai peluang karier internasional, khususnya di luar bidang Teknologi Informasi (IT).
Acara yang berlangsung di Auditorium CCIT FTUI ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 12 SMA EMIISc dengan penuh antusias. Seminar dibawakan oleh Manajer Pemasaran CCIT FTUI, Fidriyanti, M.M., yang memberikan pemaparan komprehensif terkait gambaran dunia kerja global, dinamika pasar tenaga kerja internasional, serta berbagai sektor pekerjaan yang dapat diakses oleh generasi muda Indonesia.

Dalam pemaparannya, Fidriyanti, M.M. menjelaskan bahwa peluang kerja di luar negeri tidak hanya terbatas pada bidang IT, tetapi juga terbuka luas di sektor lain seperti bisnis, hospitality, pendidikan, kesehatan, kreatif industri, hingga bidang sosial dan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa perkembangan globalisasi dan mobilitas tenaga kerja internasional membuka kesempatan besar bagi lulusan muda yang memiliki kompetensi, sikap profesional, dan kesiapan beradaptasi.
Namun demikian, Fidriyanti juga mengingatkan para siswa bahwa bekerja di luar negeri bukanlah hal yang mudah dan tidak selalu berjalan mulus. Tantangan yang harus dihadapi antara lain persaingan global yang ketat, perbedaan budaya kerja, tuntutan keterampilan yang tinggi, serta kesiapan mental dan emosional untuk hidup jauh dari keluarga. Oleh karena itu, siswa diajak untuk berpikir secara realistis dan kritis, tidak hanya melihat sisi positif seperti gaji dan pengalaman internasional, tetapi juga memahami risiko serta tanggung jawab yang menyertainya.
Selama sesi seminar, para siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar jalur pendidikan yang dapat ditempuh, persiapan yang perlu dilakukan sejak bangku SMA, hingga tips meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan ruang bagi siswa untuk merefleksikan minat, bakat, serta rencana masa depan mereka masing-masing.
Kondisi tersebut menjadikan peluang kerja di luar negeri sebagai alternatif karier yang patut dipertimbangkan oleh generasi muda di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Meski demikian, siswa kembali diingatkan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri sangat bergantung pada persiapan yang matang, meliputi penguasaan keterampilan teknis dan nonteknis, kemampuan berbahasa asing, wawasan lintas budaya, serta mental yang tangguh dan adaptif.
Melalui kegiatan kunjungan edukasi ini, diharapkan siswa SMA EMIISc dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai pilihan karier di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi siswa untuk mempersiapkan diri secara lebih terarah, mengenali potensi diri, serta menentukan langkah pendidikan dan karier yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.
Sebagai bagian dari komitmen dalam membuka akses pendidikan luar negeri, CCIT FTUI juga memiliki program kerja sama studi lanjut jenjang S1 dengan sejumlah kampus mitra di luar negeri, khususnya di Malaysia. Melalui skema ini, peserta didik dapat menempuh pendidikan profesional selama dua tahun di CCIT FTUI, kemudian melanjutkan studi sarjana di kampus mitra melalui mekanisme pengakuan pembelajaran yang telah ditempuh. Program ini memberikan jalur pendidikan yang lebih efisien dan terarah bagi siswa yang ingin mengombinasikan kesiapan kerja dengan perolehan gelar akademik bertaraf internasional, sekaligus memperluas peluang karir di kancah global.



