Siswa CCIT FTUI Raih Lima Penghargaan dalam Kompetisi Menulis Nasional 2025

\"\"

Salah satu siswa CCIT FTUI dari kelas 2CS1, Aldi Syarif Alhakim, berhasil meraih prestasi membanggakan dalam Kompetisi Menulis Nasional (KMN) 2025 yang diselenggarakan oleh 2045 Institute. Kompetisi ini merupakan bagian dari program LITERASI 2045 (Literary Talent & Research Initiative) yang bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi, kreativitas, serta kapasitas intelektual generasi muda Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Kompetisi Menulis Nasional 2025 dihadirkan sebagai wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengekspresikan ide, gagasan kritis, serta pandangan mereka terhadap berbagai realitas sosial melalui tulisan opini. Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, sekaligus berkontribusi dalam menyampaikan gagasan yang konstruktif bagi pembangunan bangsa. Aldi sendiri mengetahui informasi mengenai kompetisi tersebut melalui media sosial Instagram sebelum akhirnya memutuskan untuk ikut berpartisipasi.

Dalam kompetisi ini, Aldi menulis beberapa opini yang membahas berbagai isu penting di Indonesia, di antaranya “Agama di KTP, Nilai di Mana?” (bidang Agama), “Generasi Jujur, Ekonomi yang Tumbuh” (bidang Ekonomi), “Hukum Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah: Di Mana Peran Generasi Muda?” (bidang Hukum), “Generasi Muda Terpelajar atau Sekadar Daftar?” (bidang Pendidikan), serta “Teknologi Tidak Menggantikan Manusia, tetapi Manusia yang Tidak Mau Belajar Akan Tertinggal” (bidang Teknologi). Tulisan-tulisan tersebut lahir dari berbagai realita yang sering ia temui dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia dan dituangkan dalam bentuk opini yang kritis serta reflektif.

Berkat gagasan dan analisis yang disampaikannya, Aldi berhasil meraih lima penghargaan sekaligus dalam kompetisi tersebut, yaitu Best Critical Thinking (Bidang Pendidikan), Best Vision and Solution (Bidang Teknologi), Most Inspiring Opinion (Bidang Agama), Best Idea Award (Bidang Ekonomi), serta Best Idea Award (Bidang Hukum). Pencapaian ini menjadi bukti kemampuan Aldi dalam menuangkan pemikiran kritis dan ide inovatif melalui karya tulis yang inspiratif.

Aldi mengaku merasa senang sekaligus tidak menyangka dapat meraih berbagai penghargaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses penulisan dilakukan di tengah kesibukannya membagi waktu antara aktivitas sehari-hari dan tugas perkuliahan, termasuk pengerjaan Project 1. Meski demikian, ia tetap berusaha menyelesaikan tulisannya dengan baik hingga akhirnya memperoleh hasil yang membanggakan.

Aldi juga menyampaikan pesan kepada teman-temannya agar tidak ragu mencoba mengikuti berbagai kompetisi. Ia menilai bahwa kesempatan sering kali datang dari keberanian untuk memulai. “Saya hanya butiran kecil dari keberuntungan yang saya dapat. Saya yakin masih banyak yang lebih keren dari saya. Untuk teman-teman semua, jangan pernah ragu untuk mencoba. Awalnya saya juga hanya iseng mendaftar karena gratis. Kalau sudah memulai, jangan lupa konsisten, jangan mundur, dan jangan lupa berdoa,” ungkapnya.

\"\"

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa CCIT FTUI untuk terus mengembangkan potensi diri, berani menuangkan ide dan gagasan, serta aktif mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. CCIT FTUI pun terus berkomitmen mendukung pengembangan kemampuan akademik dan non-akademik siswa agar mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat dan masa depan Indonesia.