Depok, 26 September 2026 — Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-24, CEP-CCIT FTUI menyelenggarakan CCIT 24th Anniversary Learning Series #6 dengan tema “Future Skills: Mempersiapkan Diri Menghadapi Dunia Kerja di Era AI.” Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium CCIT FTUI dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Derajat Salim Wibowo selaku AI Engineer & Technology Trainer dari BISA AI Academy dan Ir. Yaddarabullah, M.Kom., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Trilogi.
Acara dibuka oleh Bayu Nurul Fajar, S.I.Kom., selaku Staf Pemasaran Umum CEP-CCIT FTUI. Dalam pembukaannya, Bayu memberikan pengenalan singkat mengenai program pendidikan CEP-CCIT FTUI, termasuk bidang pembelajaran dan orientasi pendidikan profesional yang berfokus pada kebutuhan industri.
Sesi pertama menghadirkan Derajat Salim Wibowo dengan materi mengenai tren kecerdasan artifisial dan teknologi yang perlu diketahui mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia digital. Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan BISA AI Academy sebagai startup digital berbasis education technology (edutech) yang berfokus pada pembelajaran kecerdasan artifisial (AI), Data Science, Cyber Security, Full Stack Programming, UI/UX, Internet of Things (IoT), serta bidang teknologi lainnya.
Derajat menjelaskan bahwa AI kini tidak lagi terbatas pada chatbot, tetapi telah berkembang dan mulai mengubah berbagai sektor industri. Ia juga menekankan bahwa AI merupakan teknologi yang memiliki kemampuan besar, tetapi tetap memerlukan pemahaman dan pemanfaatan yang tepat. Pembahasan kemudian berlanjut pada perkembangan ekosistem AI, mulai dari penggunaan satu agen AI hingga ekosistem yang terdiri atas berbagai agen, serta peralihan dari AI digital menuju Physical AI yang memungkinkan kecerdasan buatan berinteraksi dengan dunia fisik.
Selain itu, peserta diperkenalkan pada konsep World Models, yaitu pendekatan AI untuk memahami dan memprediksi kondisi dunia. Derajat turut membahas sejumlah teknologi yang perlu diperhatikan, seperti AI Agents, Physical AI, AI + Cyber, Compute, Data, dan Autonomous System. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa berbagai teknologi semakin terintegrasi dan turut mengubah cara manusia bekerja serta menjalankan aktivitas sehari-hari.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan narasumber. Tiga peserta pertama yang mengajukan pertanyaan mendapatkan hadiah berupa Gemini Pro dan flashdisk berkapasitas 1 TB. Selain itu, peserta yang hadir juga berkesempatan memperoleh hadiah melalui sesi spin wheel.
Sesi kedua menghadirkan Ir. Yaddarabullah, M.Kom., Ph.D. yang membawakan materi bertema “Future Skills: Mempersiapkan Diri Menghadapi Dunia Kerja di Era AI.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa dunia kerja tengah mengalami perubahan struktural seiring dengan perkembangan teknologi. Berdasarkan proyeksi yang disampaikan dalam sesi tersebut, sekitar 22% pekerjaan akan terdampak perubahan struktural hingga tahun 2030, dengan perkiraan 170 juta pekerjaan baru tercipta dan 92 juta pekerjaan tergeser.
Beliau menekankan bahwa perkembangan AI tidak serta-merta menggantikan seluruh peran manusia, melainkan mendorong perubahan cara manusia bekerja dan berkolaborasi dengan teknologi. Oleh karena itu, terdapat lima keterampilan masa depan yang perlu dikembangkan, yaitu literasi AI dan teknologi digital, kemampuan berpikir analitis dan kritis, kreativitas dan pemecahan masalah, kemampuan beradaptasi dan belajar secara berkelanjutan, serta komunikasi dan kolaborasi.
Untuk memberikan gambaran penerapan AI dalam dunia kerja, beliau juga memperagakan praktik otomasi proses persetujuan klaim biaya dengan memanfaatkan AI. Dalam demonstrasi tersebut, data permohonan dimasukkan melalui Google Forms, kemudian diproses menggunakan sistem otomasi dan AI dengan platform n8n. Alur kerja tersebut mencakup pemrosesan data, tahapan persetujuan, hingga menghasilkan keluaran yang dapat digunakan dalam proses administrasi. Praktik ini menunjukkan bagaimana integrasi AI dan otomasi dapat membantu meningkatkan efisiensi alur kerja.
Sama seperti sesi sebelumnya, pemaparan materi kedua juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tiga peserta pertama yang mengajukan pertanyaan mendapatkan hadiah berupa Gemini Pro . Kegiatan kemudian dilengkapi dengan sesi spin wheel yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh hadiah.
Melalui CCIT 24th Anniversary Learning Series #6, CEP-CCIT FTUI berupaya memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan AI dan teknologi serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kesiapan beradaptasi agar mampu menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era kecerdasan artifisial.

