CCIT FTUI Terima Kunjungan Pondok Pesantren Modern Assa’adah, Kenalkan Pendidikan Profesional Berorientasi Industri

Depok, 27 Agustus 2026 — CEP-CCIT FTUI menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Modern Assa’adah dalam rangka kegiatan edukatif dan pengenalan dunia pendidikan profesional yang berorientasi pada kebutuhan industri. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh wawasan mengenai perkembangan dunia teknologi informasi, tantangan lulusan IT dalam memasuki dunia kerja, serta berbagai pilihan pendidikan profesional yang dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan karier di masa depan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Wiyan Ananda, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Pondok Pesantren Modern Assa’adah, Dr. Marjini, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyebutkan bahwa, “kegiatan kunjungan menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman dan wawasan baru kepada peserta mengenai perkembangan pendidikan serta kebutuhan kompetensi di dunia kerja”.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar yang disampaikan oleh pengajar CCIT FTUI, Listyo Edi Prabowo, S.T., M.T., dengan tema “Kenapa Banyak Lulusan IT Tidak Siap Kerja? Strategi CCIT Mencetak Profesional Siap Industri”. Materi tersebut mengangkat berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi lulusan teknologi informasi dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pemaparannya, Listyo menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional di bidang IT masih tinggi dan terus berkembang di berbagai sektor. Berbagai perusahaan membutuhkan tenaga dengan kompetensi spesifik, termasuk profesi seperti Cyber Security Engineer. Namun demikian, tingginya kebutuhan industri belum selalu berbanding lurus dengan kesiapan lulusan IT untuk memasuki dunia kerja.

Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah kurangnya pengalaman praktik dan pengalaman industri. Lulusan terkadang masih terlalu berfokus pada teori, sementara dunia kerja membutuhkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata. Bahkan, capaian akademik seperti IPK yang tinggi tidak selalu menjadi jaminan bahwa seseorang telah memiliki kesiapan kerja. Selain pengalaman teknis, kepercayaan diri dan kemampuan menghadapi lingkungan profesional juga menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, peserta didorong untuk terus menambah dan mengembangkan keterampilan, memperluas networking, meningkatkan kemampuan teknis, serta mengembangkan soft skill. Kemampuan nonteknis seperti communication, problem solving, dan decision making menjadi bagian penting yang dibutuhkan oleh seorang profesional IT dalam menghadapi berbagai situasi di dunia kerja.

Lebih lanjut, seorang profesional IT yang siap memasuki industri perlu memiliki karakter yang akrab dengan teknologi, mampu berpikir logis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menganalisis dan mengolah data. Kemampuan pemrograman juga perlu dikembangkan melalui proses pembelajaran yang tepat, disertai dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar serta mengembangkan diri.

Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman bahwa menjadi lulusan IT bukan hanya mengenai memperoleh gelar, tetapi juga mengenai skill, pengalaman, soft skill, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan kerja. Hal tersebut menjadi salah satu nilai yang terus dikembangkan CCIT FTUI melalui pendekatan pendidikan profesional yang berorientasi pada kebutuhan industri.

Setelah sesi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai CCIT FTUI yang disampaikan oleh Bayu Nurul Fajar, S.I.Kom. selaku Staf Pemasaran Umum. Dalam pemaparannya, peserta juga diperkenalkan dengan kedudukan CCIT FTUI sebagai Unit Kerja Khusus (UKK) Universitas Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan profesional dengan orientasi pada kebutuhan industri. Pendekatan tersebut menjadi salah satu karakteristik CCIT FTUI dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan praktis dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.

Peserta kemudian diperkenalkan dengan program pendidikan profesional selama dua tahun yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan kesiapan menghadapi dunia industri. CCIT FTUI memiliki beberapa bidang pendidikan, yaitu Teknologi Informasi, Multimedia Kreatif, Pemasaran Digital, serta Teknologi Konstruksi Digital.

Selain pembelajaran berbasis praktik, program pendidikan profesional CCIT FTUI juga memiliki sejumlah keunggulan, seperti pengembangan keterampilan sesuai kebutuhan industri, pengalaman industri, serta kesempatan memperoleh sertifikasi global. Seluruh aspek tersebut dirancang untuk membantu peserta didik membangun kompetensi yang relevan sekaligus mempersiapkan diri menjadi profesional yang siap kerja.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing pengalaman alumni, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan perspektif secara langsung mengenai pengalaman menempuh pendidikan dan perjalanan menuju dunia profesional. Sesi ini menjadi bagian yang menarik karena peserta dapat memperoleh gambaran nyata mengenai proses pengembangan diri dan persiapan menghadapi dunia kerja.

Rangkaian kunjungan Pondok Pesantren Modern Assa’adah di CCIT FTUI kemudian ditutup dengan foto bersama antara peserta, perwakilan Pondok Pesantren Modern Assa’adah.

 

Melalui kegiatan kunjungan ini, CEP-CCIT FTUI tidak hanya memperkenalkan program pendidikan profesional, tetapi juga memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya mempersiapkan kompetensi sejak dini. Dengan memahami kebutuhan industri, mengembangkan keterampilan teknis dan soft skill, serta membangun pengalaman dan networking, generasi muda diharapkan dapat memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi dunia kerja di masa mendatang.