Depok, 11 Agustus 2026 – CEP-CCIT FTUI kembali menunjukkan semangat dalam mengapresiasi dan melestarikan keberagaman budaya Indonesia melalui penampilan tari kreasi Papua dalam kegiatan Karya Raya FTUI 2026. Penampilan ini menjadi momen istimewa bagi CCIT FTUI karena tarian yang dibawakan merupakan penampilan yang sebelumnya berhasil mengantarkan CCIT FTUI meraih juara dalam Kirab Budaya FTUI 2025.
Bertempat di Smart Auditorium Adi Karsa Keteknikan K.301, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), CCIT FTUI menghadirkan kembali tari kreasi Papua sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Nusantara. Penampilan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi CCIT FTUI untuk memperkenalkan kembali kreativitas dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan dalam ajang Kirab Budaya FTUI 2025.
Dalam penampilannya, CCIT FTUI membawakan tari kreasi Papua dengan iringan sejumlah lagu daerah, yaitu “E Mambo Simbo”, “Yamko Rambe Yamko”, “Dibaye Dibayo”, dan “Apuse”. Perpaduan gerakan tari dengan lagu-lagu tersebut menghadirkan pertunjukan yang dinamis dan penuh semangat, sekaligus menggambarkan kekayaan budaya Papua sebagai bagian dari keberagaman budaya Indonesia.
Kegiatan Karya Raya FTUI 2026 turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. Kehadiran Menteri Kebudayaan menjadi bagian penting dalam kegiatan yang memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengangkat nilai-nilai seni dan budaya Indonesia.
Penampilan tari kreasi Papua tersebut dibawakan oleh perwakilan dari CCIT FTUI, yaitu Shava Shabrina Putri Yudika, A. Md. Ak., Mustika Tri Audini, S. AP., Mia Marsherlita Wisastra, Muhammad Firdaus, Ahmad Fauzi, Natasyah Januarti, S.Si. , Syukria Raffa Badreiz, Arya Purnama Giri, serta Muhamad Farhan Aldisyah Putra, B.ICT.
Keikutsertaan CCIT FTUI dalam Karya Raya FTUI 2026 juga menjadi bentuk konsistensi dalam membawa semangat kebudayaan yang sebelumnya telah ditunjukkan melalui Kirab Budaya FTUI 2025. Prestasi sebagai juara dalam kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi para perwakilan CCIT FTUI untuk terus mengembangkan kreativitas dan menghadirkan penampilan budaya yang dapat dinikmati oleh sivitas akademika FTUI.
Melalui penampilan tari kreasi Papua ini, CCIT FTUI ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, membangun rasa bangga terhadap budaya Indonesia, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus mengenal dan mengembangkan seni Nusantara.
Penampilan di Karya Raya FTUI 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa prestasi yang diraih dalam Kirab Budaya FTUI 2025 bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan CCIT FTUI dalam menjaga semangat kebersamaan dan turut merayakan kekayaan budaya Indonesia.
Dengan semangat keberagaman dan kebersamaan, CCIT FTUI terus berkomitmen untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas, mempererat hubungan antar sivitas akademika, serta mengapresiasi kekayaan seni dan budaya Nusantara sebagai bagian dari identitas bangsa.

